Mahasiswa BK Raih Medali Emas Lagi

Kudus- Mahasiswa Bimbingan dan Konseling berhasil kembali meraih medali emas di ajang internasional Online Science Project Competition (OSPC) pada tanggal 17-23 Februari 2020. Melalui proyek Stockholm Syndrome: Abusive Dating in Relationship, perwakilan dari program studi Bimbingan dan konseling yaitu Nimas Galih Larasati dan Agung Saputro atau disebut dengan bucin team merebut medali emas dalam bidang sosial science tingkat mahasiswa.

Kompetesi internasional tersebut diadakan secara online/ daring oleh Indonesian Young Scientist Association dengan 7 bidang kejuaraan, antara lain bidang Physic Engineering tingkat Pelajar & Physic Engineering tingkat mahasiswa, Life Science tingkat Pelajar dan Life Science tingakt mahasiswa, Social Science tingkat Pelajar, Social Science tingkat Mahasiswa dan special award.

Dari bidang social science tersebut, bucin team dengan proyek "Stockholm Syndrome: Abusive Dating in Relationship?" mengalahkan tim bulan dari universitas indonesia dengan proyek "ASEC (A Social Enterprises Connector) Platform data terintegrasi sebagai sarana keberlanjutan sosial movement di Indonesia" sehingga berhasil merebut medali emas dalam bidang tersebut.

Agung Saputro, sebagai ketua kelompok bucin team mengatakan "saya tidak menyangka dengan proyek stockholm syndrome tersebut, kami dapat merebut medali emas dalam ajang internasional sekelas IYSA, kami sangat senang dapat menyumbangkan medali emas dan membanggakan kampus kami Universitas Muria Kudus dan dapat bersaing diajang internasional. Kami dari Bucin Team memohon do'a restu kepada seluruh civitas academia untuk kompetisi selanjutnya yaitu KIWIE (Korea Internasional Women's Invention Exposition 2020) yang diadakan di Korea agar kami dapat sukses dalam proyek kami selanjutnya dan merebut kembali medali emas diajang internasional."