Sosialisasi SKPI untuk Mahasiswa BK berjalan Lancar

Kudus- Program studi Bimbingan dan Konseling telah mengadakan kegiatan sosialisasi SKPI untuk semester VI, dan VIII pada Selasa (14/1) di Gedung O lantai 1.3. Sebanyak 100 Orang mahasiwa hadir dalam sosialisasi tersebut dan berdiskusi mengenai kejelasan SKPI. SKPI adalah Surat keterangan Pendamping Ijazah yang berisi berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa seperti pelatihan, seminar, lomba tingkat nasional/ internasional maupun kegiatan PPL di luar negeri seperti program yang telah ada di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus.

Mahasiswa Bimbingan dan Konseling diminta memilih antara KMD (Kursus Mahir Dasar) dan Diklat Tingkat Dasar. 83 orang memilih Diklat Tingkat Dasar dan 15 orang memilih KMD sedangkan 3 orang memilih dua-duanya yaitu KMD dan Diklat Mahir Dasar. Dengan Hasil Voting tersebut, Ka. Prodi BK yakni Drs. Arista Kiswantoro, M.Pd. memutuskan dalam pengisian SKPI tahun 2020 ini adalah Diklat Tingkat Dasar. 

Nur Mahardika, salah satu dosen BK mengatakan bahwa SKPI ini sangat penting bagi mahasiswa terlebih lagi saat melamar pekerjaan akan menjadikan bahan pertimbangan yang berat bagi perusahaan maupun lembaga dalam merektrut karyawan karena dengan adanya SKPI ada nilai plus dari seorang alumni tersebut yang telah mengambil berbagai kegiatan saat masa kuliah dan banyak pengalaman yang bisa didapatkan dari pelatihan yang dia dapat. 

Hal serupa di sampaikan oleh Dr. Santoso, M.Pd juga dosen BK yang menyatakan SKPI itu penting, dengan banyaknya pelatihan yang kita peroleh semasa kuliah maka semua ilmu itu sangat berguna bagi kita kedepannya, dibuktikan dengan dirinya yang semasa kuliah mengikuti berbagai pelatihan di kampusnya saat ini bisa menerapkan semua ilmu-ilmunya dengan baik. Dan dengan Diklat Tingkat Dasar ini sertifikat yang diberikan bisa dibuat melamar pekerjaan yang linier dengan pendidikan Anak Usia Dini.