Sinergi Unggul: Program Studi Bimbingan Konseling UMK dan Univet Bantara Resmi Jalin Kerjasama

Surakarta – (19/10/2023), Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan Penandatanganan IoA (Implementation of Agreement) dalam kunjungan studi ke Program Studi BK di Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara). Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama antar Program Studi dalam pengembangan kurikulum dan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Dalam kunjungan ini, rombongan dari UMK dipimpin oleh Drs. Arista Kiswantoro, M.Pd., Ketua Program Studi BK UMK, bersama dengan beberapa dosen dan laboran dan disambut hangat oleh Dekan dan Ka. Prodi di Ruang Sidang FKIP Univet Bantara.

Singgih Subiyantoro, M.Pd., Dekan FKIP Univet Bantara, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap dengan adanya kerja sama tersebut akan menghasilkan berbagai bentuk kolaborasi kegiatan diantara 2 program studi baik kolaborasi dalam Tridharma Perguruan Tinggi antara lain dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Juga dalam kegiatan MBKM yang telah dicanangkan oleh pemerintah melalui Kemdikbud yakni dalam kegiatan pertukaran dosen dalam pengajaran maupun sebagai pemateri/narasumber kegiatan, pertukaran mahasiswa, serta dalam non akademik seperti mahasiswa magang, kolaborasi lomba nasional maupun  internasional serta kolaborasi antar Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (HIMA BK) sehingga membentuk kerja sama yang baik antar program studi. Pertemuan ini juga menjadi platform untuk penjajakan kerjasama antara dua program studi tersebut.

Ketua Program Studi BK UMK, Drs. Arista Kiswantoro, M.Pd., menyatakan, "Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari Univet Bantara. Kami yakin bahwa melalui kolaborasi ini, kita dapat saling memperkaya dan meningkatkan kualitas pendidikan bimbingan dan konseling di kedua universitas."

Dr. Agung Slamet Kusmanto, M.Pd., Kons. menambahkan, "Kerjasama ini akan membuka pintu bagi pertukaran ide dan pengalaman antara dosen dan mahasiswa kedua universitas. Kami berharap ini akan menjadi langkah awal menuju kemitraan yang lebih erat dan bermanfaat bagi perkembangan ilmu bimbingan dan konseling di Indonesia."

Kunjungan ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua pihak, menandai langkah awal menuju kerjasama yang lebih baik di masa depan. Diharapkan, kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi pengembangan bidang bimbingan dan konseling di kedua universitas.