Website Resmi Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus Sebagai Media Informasi bagi Civitas AKademika Universitas Muria Kudus
Bergabung Sekarang

21 Oct 2015

PERENCANAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP 25 BANJARMASIN

Praktek layanan BK di sekolah merupakan usaha membantu peserta didik mengembangkan diri. Diharafkan peserta didik dapat memahamin bakat, minat serta norma dan nilai yang dianut berdasarkan pengalaman dalam kehidupan. BK secara efektif melalui perencanaan program BK dengan prinsip dan bidang layanan bimbingan pribadi, sosial, karier dan belajar serta pemaknaan terhadap pengalaman peserta didik akan menambah berarti bagi peserta didik dalam kehidupannya untuk masa depan yang lebih baik didunia maupun diakhirat. Permasalahan penelitian adalah Mengkaji secara ilmiah bagaimana perencanaan program BK di SMP Negeri 25 Banjarmasin dengan komponen variabel pendukung internal, pendukung eksternal, variabel fokos, variabel dampak Tujuan penelitian ntuk mendapatkan gambaran perencanaan program BK di SMP Negeri 25 Banjarmasin, fokus pada faktor perencanaan program, internal dan eksternal, implementasi, dan evaluasi efesiensi dan efektifitas serta produktifitas dan outcome program BK.


APLIKASI INSTRUMENTASI TERPADU BERBASIS KOMPUTER: ALTERNATIF MEDIA PEMAHAMAN DIRI SISWA



Rumusan masalah yang akan diteliti adalah (i) data pribadi apa sajakah yang diperlukan untuk membantu dalam pemahaman diri siswa? (ii) apakah program pengolahan dan penyajian data pribadi siswa berbasis komputer dapat meningkatkan efektivitas pemahaman diri siswa? Penelitian ini dirancang dengan model penelitian pengembangan yaitu pengembangan program pengolahan dan penyajian data pribadi siswa berbasis komputer (AIT) untuk meningkatkan efektivitas pemahaman diri terhadap siswa. Subjek penelitian ini adalah konselor dua sekolah yaitu SMA 1 Bae Kudus dan SMA 1 Kudus. Metode yang digunakan untuk menganalisa data adalah two tail t-test yang fungsinya membandingkan persepsi konselor mengenai efektivitas P3PD dalam membantu memahami siswa sebelum dan sesudah menggunakan AIT. Hasil penelitian diperoleh t-test = -14,45 lebih besar dari ttabel sebesar 1,75 dengan taraf signifikansi sebesar 5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model aplikasi instrumentasi terpadu ini dapat meningkatkan efektivitas pemahaman diri siswa.
 
 

KONTRIBUSI KONSELOR DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK SMA

Pengembangan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter, yang memfokuskan pada pembentukan seluruh aspek dimensi manusia, sehingga dapat menjadi manusia yang berkarakter. Kurikulum Holistik Berbasis Karakter ini disusun berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan diterapkan dengan menggunakan pendekatan Student Active Learning, Integrated Learning, Developmentally Appropriate Practices, Contextual Learning, Collaborative Learning, dan Multiple Intelligences yang semuanya dapat menciptakan suasana belajar yang efektif dan menyenangkan, serta dapat mengembangkan seluruh aspek dimensi manusia secara holistik. Maka diperlukan peran yang sangat besar dari guru pembimbing (konselor) SMA dalam mengembangkan potensi peserta didiknya dalam mengembangkan potensinya dan membentuk karakter individu itu sendiri dan memberikan warna positif dalam suasana pembelajaran.


20 Oct 2015

Efektivitas Penerapan Immersion In Text Terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis Permulaan Anak Taman Kanak-Kanak


Oleh:
Ai Suherti 


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran tanggung jawab dalam membelajarkan kemampuan akademik, khususnya yang berhubungan dengan kemampuan membaca dan menulis dari sekolah dasar ke Taman Kanak-kanak. Bahkan terdapat Sekolah Dasar yang dengan sengaja mengajukan persyaratan atau tes masuk dengan menggunakan konsep akademik, terutama tes membaca dan menulis, juga tuntutan orang tua agar anaknya bisa membaca dan menulis ketika keluar dari TK,  akibatnya banyak Taman Kanak-kanak yang tidak lagi menjalankan fungsinya sebagai tempat bermain yang menyenangkan bagi anak.  Penelitian ini bertujuan menelaah efektivitas penerapan Immersion In Text  terhadap kemampuan  membaca dan menulis permulaan  anak taman kanak-kanak. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak Taman Kanak-kanak Kartini 1 Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi yang berjumlah 40 orang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Immersion In Text efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis permulaan anak kelompok B. Hal ini ditunjukkan dengan hasil tes akhir yang meningkat signifikan bila dibandingkan dengan hasil tes awal pada kelompok eksperimen. Perbandingan hasil tes akhir juga menunjukkan bahwa kelompok eksperimen lebih tinggi secara signifikan dari pada kelompok kontrol.


Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 Tentang BIMBINGAN DAN KONSELING PADA PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Setelah penantian yang cukup panjang akhirnya layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah kini telah memperoleh dasar legalitas yuridis-formal yang lebih kokoh, yakni dengan hadirnya Permendikbud No. 111 tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan per tanggal 8 Oktober 2014.

 Hal yang dianggap baru dari kehadiran Peraturan Menteri ini yaitu secara resmi mulai diterapkannya pola Bimbingan dan Konseling Komprehensif, sebagaimana diisyaratkan dalam Pasal 6 ayat 1 yang menyebutkan bahwa: “Komponen layanan Bimbingan dan Konseling memiliki 4 (empat) program yang mencakup: (a) layanan dasar; (b) layanan peminatan dan perencanaan individual; (c) layanan responsif; dan (d) layanan dukungan sistem”.

Melihat keempat komponen layanan yang dimaksud dalam pasal tersebut, di sini tampak jelas bahwa konsep dan kerangka kerja layanan Bimbingan dan Konseling yang dikehendaki oleh peraturan ini adalah Pola Bimbingan dan Konseling Komprehensif, sebagaimana digagas oleh Gysber, dkk dan telah digunakan di berbagai negara lain.

Silahkan Download Permendikbud dan Lampirannya Disini.... 

PELAKSNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK PADA SISWA CERDAS ISTIMEWA DI SMA NEGERI KOTA YOGYAKARTA



Siswa Cerdas Istimewa tidak hanya membutuhkan pengembangan pada aspek intelektual tetapi juga membutuhkan pengembangan pada aspek afektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan konseling kelompok pada siswa cerdas istimewa di SMA Negeri kota Yogyakarta dan Bagaimana deskripsi proses layanan konseling kelompok pada siswa Cerdas Istimewa di SMA Negeri Kota Yogyakarta.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian  deskriptif kualitatif dengan pengambilan sampel  purposive sampling yakni dua sekolah SMA Negeri di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  layanan konseling kelompok yang diberikan pada siswa CI di SMA Negeri Yogyakarta masih banyak ditemui sejumlah kelemahan. Kelemahan tersebut terdapat dalam proses persiapan konseling kelompok, pelaksanaan konseling kelompok, dan dalam  evaluasi pelaksanaan layanan konseling kelompok dapat dikatakan belum optimal. Maka layanan konseling kelompok pada siswa Cerdas Istimewa di SMA Negeri Yogyakarta masih membutuhkan upaya perbaikan.
 
 

PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI UNTUK MENCETAK GENERASI EMAS INDONESIA

Kegiatan pendidikan dan bimbingan telah dilakukan orang sejak ribuah tahun silam, metode dan teknik yang digunakan juga setiap saat disempurnakan, tetapi hingga saat ini kegiatan itu belum membuahkan hasil yang optimal; bahkan penyimpangan manusia dari fitrah semakin jauh. Kegagalan itu diduga berakar pada keterbatasan pengetahuan para ahli tentang esensi fitrah manusia dan model pengembangannya, akibatnya banyak kegiatan pendidikan dan bimbingan yang dilakukan hanya mendasarkan pada fakta-fakta empiris dan hasil pemikiran manusia. sementara informasi yang datang dari Dzat Yang Maha Menciptakan manusia kurang mendapat perhatian. Bertolak dari pemikiran di atas, maka dipandang perlu ada model Bimbingan dan  Konseling Islami guna mengembangkan fitrah manusia, dengan harapan individu yang dibimbing bisa menjadi pribadi kaaffah, dan memperoleh kebahagiaan yang sejati di dunia dan akhirat.


EFEKTIFITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGATASI PERILAKU MEMBOLOS SISWA KELAS XII IPS-1 SMA 1 GEBOG

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena membolos pada siswa kelas XII IPS-1 SMA 1 Gebog Tahun Pelajaran 2014/2015. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan efektifitas layanan bimbingan kelompok untuk mengatasi perilaku membolos siswa kelas XII IPS I SMA 1 Gebog Kudus Tahun 2014/2015. Hasil observasi awal menunjukkan ada 8 siswa yang terindikasi berperilaku membolos sangat tinggi. Penelitian ini dirancang dalam dua siklus dimana masing-masing siklus diadakan empat kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa survei awal membolos siswa kelas XII IPS 1 SMA 1 Gebog sangat tinggi yaitu rata-rata skor 47,38, setelah diberi layanan Bimbingan Kelompok pada siklus I hasil skor rata-rata 26,13 dalam kategori cukup. Karena hasilnya belum maksimal maka dilakukan Bimbingan Kelompok siklus II dengan tujuan mengatasi membolos siswa menjadi rendah menjadi rata-rata skor 18,13. Sehingga hipotesis tindakan diterima karena teruji kebenarannya.


LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PERILAKU TERLAMBAT MASUK SEKOLAH

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena keterlambatan siswa Kelas X SMA 1 Gebog yang semakin sering terjadi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas   layanan  bimbingan  kelompok  dengan  teknik   self management  untuk mengurangi terlambat masuk sekolah pada  siswa Kelas X SMA 1 Gebog. Ada 8 siswa sebagai subjek penelitian yang dipilih berdasarkan frekuensi keterlambatan masuk sekolah. Penelitian ini dirancang dalam dua siklus dan di masing-masing siklus terdapat 3 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus skor rata-rata adalah 41 menurun pada siklus I menjadi 28,63 dengan kategori cukup, dan pada siklus II menjadi  13,13 atau sangat rendah dengan kategori sangat baik. Ada penuruanan dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 15,5 atau secara keseluruhan 27,88. Sehingga hipotesis tindakan dapat diterima, karena ada peningkatan dari indikator keberhasilan.


17 Oct 2015

LAYANAN INFORMASI KARIR MEMBANTU PESERTA DIDIK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KARIR

Peserta didik akan selalu dihadapkan dengan sejumlah alternatif, baik yang berhubungan kehidupan pribadi, sosial, belajar maupun kariernya. Mereka  sering mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan dalam menentukan alternatif mana yang harus dipilih. Salah satunya adalah kesulitan dalam memahami diri yang berkaitan dengan karirnya dan pengambilan keputusan yang berhubungan dengan rencana-rencana karier yang akan dipilih untuk masa depannya. Kesulitan-kesulitan untuk mengambil keputusan karier dapat dihindari ketika siswa memiliki sejumlah informasi yang memadai tentang hal-hal yang berhubungan dengan dunia kariernya. Karena itu mereka perlu mendapatkan layanan informassi karir, bimbingan dan pendampingan secara penuh supaya memperoleh pemahaman yang memadai tentang berbagai kondisi dan karakteristik dirinya, baik tentang bakat, minat, cita-cita, berbagai kekuatan serta kelemahan yang ada dalam dirinya dan tidak salah dalam menentukan karir yang dipilihnya.




Selengkapnya Klik Disini

PENGEMBANGAN LAYANAN INFORMASI TEKNIK SYMBOLIC MODEL DALAM MEMBANTU MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN BELAJARANAK USIA SEKOLAH DASAR

Kemandirian belajar yang rendah merupakan gejala yang masih nampak sebagai permasalahan yang serius, khususnya di Sekolah Dasar. Siswa dengan kemandirian belajar yang rendah tidak bisa memperoleh prestasi yang maksimal. Alternatif pelayanan bimbingan dan konseling yang dapat membantu meningkatkan kemandirian siswa adalah Layanan Informasi. Layanan informasi konvensional berorientasi pemberian informasi satu arah. Dalam upaya meningkatkan kemandirian belajar, seorang guru tidak bisa hanya memberikan ceramah dan arahan, dibutuhkan teladan yang memungkinkan siswa belajar mengenai hal-hal yang tidak bisa dipelajari hanya melalui proses ceramah. Salah satu teknik yang bisa diterapkan dalam kegiatan tersebut adalah modeling symbolic. Oleh karena itu, perlu dikembangkan layanan yang memungkinkan lebih banyak siswa untuk mengikuti  kegiatan dengan memanfaatkan teknik modeling simbolik. Layanan informasi dianggap pola layanan tepat untuk dikembangkan dengan teknik modeling simbolik karena paling memungkinkan untuk diselenggarakan secara klasikal. Sehingga, lebih banyak peserta yang dapat mengikuti kegiatan dan berinteraksi dengan model yang disediakan. 



MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS PERMENDIKBUD NOMOR 111 TAHUN 2014

Manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya atau cara yang digunakan  untuk mendayagunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya (tenaga, dana, saranaprasarana) dan sistem informasi berupa himpunan data bimbingan dan konseling untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan. Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 diterbitkan untuk menjadi acuan baru pelaksanaan tata kelola
bimbingan dan konseling mulai dari planning, organizing, staffing, leading dan controlling. 

PENGUMUMAN JUDUL PERIODE 1 2015/2016

Berikut status usulan judul Skripsi Mahasiswa Angkatan 2012. Silahkan Download Disini

Bagi yang judulnya belum disetujui, perhatikan saran berikut:
 

  1. Usulan judul baru dengan memperhatikan tema/ isu/ masalah penelitian yang mempertimbangkan aspek kebaruan serta urgensi masalah tersebut untuk diteliti. Sebagai saran anda bisa mengusulkan judul berdasarkan hasil analisis butir/topik Daftar Cek Masalah (DCM), Alat Ungkap Masalah (AUM) dan Inventori Tugas Perkembangan (ITP).
  2. Pertimbangkan pula kesesuaian rencana teknik yang digunakan dengan masalah yang akan diteliti sehingga ada keterkaitan dan pengaruh  rencana treatment yang dilakukan terhadap masalah yang akan diteliti.
  3. Akan lebih baik jika permasalahan langsung mengarah pada kasus spesifik dengan penanganan yang sesuai.
  4. Sesuaikan judul penelitian dengan desain penelitian yang disarankan Program Studi yaitu Studi Kasus dan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling

CONTOH JUDUL UNTUK REFERENSI PENGUSULAN JUDUL BISA DI DOWNLOAD DISINI DAN DISINI

Search

INFORMASI PEMBAYARAN KMD

INFORMASI PEMBAYARAN KMD

Form Pengajuan Judul Skripsi 2017/2018

Agenda

Agenda

Informasi Akademik Terbaru

Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling

Hari: Sabtu, 6 Agustus 2016
Pembicara :
1. Drs. Nasruddin (Dirjen PAUD Dikmas)
2. Dr. Muh Farozin, M.Pd (Ketua Program Studi BK Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta)
3. Dr. Santoso, M.Pd. (Koordinator CYLIN UMK dan Sekretaris Program Pascasarjana S2 Pendidikan Dasar Universitas Muria Kudus)

Artikel Terpopuler

Arsip Berita

Powered by Blogger.

Download

Materi Kuliah Perdana (5 Maret 2014) Oleh: Dr. Adi Atmoko, M.Si